Pengertian Equity Crowdfunding dan Bagaimana Caranya Bekerja?

Kali ini kita akan membahas pengertian Equity Crowdfunding. Equity Crowdfunding akhir-akhir ini menjadi pembahasan yang cukup populer. Secara umum, orang yang ingin membangun suatu usaha pastinya membutuhkan modal. Cara mendapatkan modal yang kita kenal selama ini adalah dengan mencari partner yang mau memberikan suntikan modal atau meminjam uang di bank.

Bagi perusahaan berskala besar, tentunya bukan masalah apabila ingin mengajukan pinjaman di bank karena memiliki jaminan aset yang cukup. Namun bagaimana dengan usaha mikro, kecil, menengah yang modalnya terbatas?

Masih banyak pelaku bisnis UMKM yang saat ini tidak mampu berkembang atau melakukan ekspansi karena kendala permodalan. Nah untuk mengatasi permasalah ini, muncul lah Equity Crowdfunding. Selain untuk membantu permodalan, Equity Crowdfunding yang selanjutnya kita sebut ECF dapat menjadi salah satu pilihan Investasi 100 ribu.

Apa itu ECF? dan bagaimana cara kerjanya serta apa kelebihannya dibanding jenis investasi mulai 100 ribu lain? Mari kita simak penjelasan dibawah ini:

APA ITU EQUITY CROWDFUNDING?

Equity Crowdfunding adalah pengumpulan sejumlah uang atau dana oleh beberapa individu dengan tujuan membiayai suatu proyek atau usaha. Bagi individu yang ikut serta dalam pengumpulan dana tersebut, maka akan memperoleh kepemilikan usaha alias saham.

Secara singkat, ECF dapat disebut sebagai bursa saham bagi perusahaan UMKM yang asetnya terbatas namun punya potensi keuntungan yang menjanjikan.

ALASAN EQUITY CROWDFUNDING MENARIK UNTUK DICOBA

Bagi pengusaha, Equity crowdfunding Indonesia bisa dipilih untuk memperoleh modal tanpa harus memiliki aset yang cukup dijadikan jaminan dengan catatan siap berkomitmen terhadap bisnis yang dilakukan dan layak untuk “melantai” di bursa.

Bagi investor, Equiy Crowdfunding adalah alternatif pilihan investasi dengan keuntungan yang cukup menjanjikan. Untuk estimasi keuntungan, investor dapat melihatnya pada laporan keuangan perusahaan 5 tahun kebelakang. Namun penting untuk diketahui, pembagian keuntungan berupa deviden tiap perusahaan punya kebijakan berbeda. Lalu jika kita ingin menjual saham yang dimiliki, hal tersebut hanya dapat dilakukan saat saham sudah kita pegang selama satu tahun.

MEMAHAMI BAGAIMANA EQUITY CROWDFUNDING BERJALAN

Agar perusahaan diizinkan untuk mengumpulkan dana dari masyarakat, maka perlu memenuhi beberapa persyaratan. Perusahaan yang mengajukan pendaftaran akan disurvey apakah bisnis memiliki prospek yang layak untuk didanai dan punya laporan keuangan yang jelas. Selanjutnya saham perusahaan siap ditawarkan ke publik melalui aplikasi penyedia ECF.

Untuk investor yang berminat membeli saham perusahaan tersebut, maka tinggal menginvetasikan uangnya sesuai keinginan. Keuntungan berupa deviden diberikan kepada investor dalam jangka waktu yang telah ditetapkan perusahaan (1 bulan sekali/3 bulan sekali/6 bulan sekali/ 1 tahun sekali).

WAKTU YANG TEPAT UNTUK MENCOBA EQUITY CROWDFUNDING

Perusahaan berkinerja baik namun kekurangan modal untuk pengembangan selanjutnya dapat menggunakan crowdfunding Indonesia sebagai pilihan, sehingga perusahaan UMKM di Indonesia dapat maju dan bersaing. Tidak menutup kemungkinan perusahaan UMKM yang sukses dapat mendaftar di Bursa Efek Indonesia.

Untuk investor, ECF dapat menjadi pilihan untuk investasi karena bila dibandingkan dengan deposito, estimasi imbal hasil lebih besar.

Leave a Comment